salah satu cara mengacak password yang disimpan kedatabase adalah dengan membuat function sederhana seperti dibawah ini. agar data yang kita masukkan kedatabase untuk passwodnya berubah tidak sesuai dengan kata aslinya dengan menggunakan function passwordq seperti yang ada dibawah.

Function passwordq(kata As String) As String
Dim hrfq As Variant, asli As Variant
Dim i As Integer
Dim hasilq As String
asli = Array("0", "1", "2", "3", "4", "5", "6", "7", "8", "9", "A", "B", "C", "D", "E", "F", "G", "H", "I", "J", "K", "L", "M", "N", "O", "P", "Q", "R", "S", "T", "U", "V", "W", "X", "Y", "Z", " ", "/", ".", ",")
hrfq = Array("5", "6", "7", "8", "9", "0", "1", "2", "3", "4", "N", "O", "P", "Q", "R", "S", "T", "U", "V", "W", "X", "Y", "Z", "A", "B", "C", "D", "E", "F", "G", "H", "I", "J", "K", "L", "M", ",", ".", "/", " ")
hasilq = ""
For i = 1 To Len(kata)
hasilq = hasilq + hrfq(InStr("0123456789ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ /.,", UCase(Mid(kata, i, 1))) - 1)
Next
passwordq = hasilq
End Function

untuk mengembalikan kata yang disimpan kedatabase kedalam kata aslinya maka cukup kita gunakan function yang dibawah ini.

Function passwordkata(kata As String) As String
Dim hrfq As Variant, asli As Variant
Dim i As Integer
Dim hslq As String
asli = Array("0", "1", "2", "3", "4", "5", "6", "7", "8", "9", "A", "B", "C", "D", "E", "F", "G", "H", "I", "J", "K", "L", "M", "N", "O", "P", "Q", "R", "S", "T", "U", "V", "W", "X", "Y", "Z", " ", "/", ".", ",")
hrfq = Array("5", "6", "7", "8", "9", "0", "1", "2", "3", "4", "N", "O", "P", "Q", "R", "S", "T", "U", "V", "W", "X", "Y", "Z", "A", "B", "C", "D", "E", "F", "G", "H", "I", "J", "K", "L", "M", ",", ".", "/", " ")
hslq = ""
For i = 1 To Len(kata)
hslq = hslq + asli(InStr("5678901234NOPQRSTUVWXYZABCDEFGHIJKLM,./ ", UCase(Mid(kata, i, 1))) - 1)
Next
passwordkata = hslq
End Function

cara penggunaan kedua function cukup mudah contohnya:
untuk menyimpan kata kedatabase gunakan function passwordq contoh dengan menggunakan perintah sql adalah
sql="insert into user (kodeuser,namauser,passwd,help) values('" & me.tkuser.text & "','" & me.tnuser.text & "','" & passwordq(me.tpass.text) & "','" & me.thlp.text & "'"

terus jalankan perintah sql dengan cara menggunakan nama koneksinya misalkan nama koneksinya conn maka perintahnya :
conn.execute sqlq

untuk membuka ke kata aslinya maka perintahnya adalah:
buka dulu tabel databasenya.
sql="select * from user"
set rs=conn.execute(sql,,adcmdtext)

untuk menampilkan ke textboxt dalam bentuk kata yang asli dengan menggunakan function passwordkata maka caranya adalah :
me.tkuser.text=rs.fields("kodeuser")
me.tnuser.text=rs.fields("namauser")
me.tpass.text=passwordkata(rs.fields("passwd")) ' ini yang digunakan untuk menampilkan kekata aslinya
me.thlp.text=rs.fields("help")

didalam function itu ada variabel asli dan hrfq yang dibuat array maksudnya adalah
asli : digunakan untuk menyimpan karakter asli yang sesuai dengan huruf abjad
hrfq: digunakan untuk menyimpan karakter yang digunakan untuk mengacak kata

jika ada pertanyaan tentang cara ini silahkan tinggalkan comment atau hubungi langsung via Email : imam.dn@gmail.com

ini adalah sebuah script sederhana yang aku buat untuk memenuhi tugas kuliah Matematika dan Pemrograman Berorientasi Objeck dengan menggunakan bahasa pemrograman C++ dikampusQ 'STMIK ASIA MALANG'.
silahkan anda copy paste source code dibawah ini dan silahkan dipelajari semoga bisa membantu teman2 mahasiswa atau adik2 yang masih duduk dibangku SMK.

untuk tanda petik(') anda ganti dengan menggunakan tanda < >
#include 'iostream.h'
#include 'stdio.h'
#include 'conio.h'
#include 'stdlib.h'

//************************ Menampilkan Bilangan Prima ************************
main(){
clrscr();
int bil,a,i,j,n,ibp,pil=0;
int bp[1000];
while (pil!=3){
clrscr();
printf("Menu Pilihan");
printf("\n1. Jumlah Bilangan Yang ingin Ditampilkan");
printf("\n2. Batas Maksimal Nilai Bilangan Prima");
printf("\n3. Keluar");
printf("\nMasukkan Pilihan Anda=");scanf("%d",&pil);

switch(pil){
//********************** jumlah bilangan prima yang ingin ditampilkan *******************
case 1:
clrscr();
printf("Masukkan Jumlah Bilangan Prima Yang Ingin Ditampilkan=");scanf("%d",&n);
ibp=1;
bil=1;
//******************** proses penentuan bilangan prima ******************
for (j=1;j<=n*n;j++){ a=0; for(i=2;i<=9;i++){ if (bil%i==0){a++;} } if ((a==1 || a==0) && bil <9){bp[ibp]=bil;ibp++; a="="0){bp[ibp]="bil;ibp++;">n+5){
break;}
bil++ ;
//******************** proses menampilkan bilangan prima ******************
}
for (i=1;i<=n;i++){
/* untuk penggunaan gotoxy silahkan anda modifikasi sendiri. karena dalam source code ini perintah gotoxy tidak saya gunakan.*/

/*if (i<=50){gotoxy(0,i);}
else if (i<=101){gotoxy(10,i-49);}
else if (i<=150){gotoxy(20,i-100);}
else if (i<=196){gotoxy(30,i-145);}
else if (i<=245){gotoxy(40,i-195);}
else if (i<=294){gotoxy(50,i-244);}
else if (i<=343){gotoxy(60,i-248);}
else if (i<=392){gotoxy(70,i-342);} */
printf("%d\n",bp[i]);

}
break;
case 2:
printf("\nMasukkan Maksimal Nilai Bilangan Prima Yang Ingin Ditampilkan=");scanf("%d",&n);
bil=1;
/******************** proses penentuan dan menampilkan bilangan prima ******************/
for (j=1;j<=n;j++){
a=0;
for(i=2;i<=9;i++){
if (bil%i==0){a++;}
}
if ((a==1 || a==0) && bil <9){
printf("%d\n",bil);
}
else if (a==0){
printf("%d\n",bil);
}
bil++;
}
break;
//************************ Keluar dari program *******************************
case 3:
exit(0);
/********************************* pesan yang akan tampil jika yang diisikan tidak sesuai yang ditampilkan **********************/
default://konfirmasi pesan kesalahan jika yang dimasukkan/ditekan selain angka 1 sampai angka 3
printf("Masukkan Pilihan Angka 1 sampai Angka 3");
break;
}
getch(); //untuk berhenti sementara sebelum ada penekanan tombol
}

}

akhir-akhir ini yang lagi trend adalah virus autorun.inf dan thumb.db. Virus ini membuat banyak sekali shortcut di masing-masing folder berupa microsoft.lnk dan seterusnya. tak pelak lagi, komputer yang terkena virus ini akan menjadi lambat bin lemot.

Sebenarnya cara yang saya gunakan ini akan berlaku bagi segala jenis virus, sehingga anda dapat menangani virus-virus sederhana secara manual

caranya adalah sebagai berikut:

1. Matikan dulu autoplay(autorunnya) semua drive melalui menu start => run kemudian ketikkan gpedit.msc tekan enter pilih administrative templates => system => Turn off autoplay jadikan "enabled" pada kotak pilihan yang bawah pilih "all dirve" =>ok

2. hapus file thumb.db lewat command prompt dengan cara ketikkan perintah di drive apa yang file thumb.db nya ingin dihapus misalkan di drive [d:] ketikkan dulu d: kemudian enter dan langsung anda ketikkan lagi perintah ini "Del thumb.db /s /ahrs /f" klo sudah selesai perintahnya anda ganti "del autorun.inf /s /ahrs /f"

3. hapus file database.mdb yang ada di My Documents

4. buka registry komputer melalui menu start => run kemudian ketikkan regedit enter pilih HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run cari klo ada perintah explorer yang menjalankan file Wscript.exe itu anda hapus.

klo registry nya tidak bisa dibuka coba anda scan dulu komputer anda menggunakan antivirus Smadav.

5.anda buka system configuration Utility melalui menu start => run kemudian ketikkan msconfig enter => pilih startup hilangkan tanda centang yang digunakan untuk mejalankan file database.mdb dan wscript.exe

selamat mencoba semoga berhasil

Menyembunyikan file dalam gambar

Saya akan membagikan sedikit tips bagi anda untuk menyembunyikan file rahasia anda ke dalam sebuah file gambar.

Sebelumnya pastikan bahwa komputer anda telah terinstall WinRar.

Langkah 1 :

Kumpulkan file-file anda yang ingin di sembunyikan dan compress jadi satu dengan menggunakan Winrar.

Misalkan beri nama filerahasia.rar

Langkah 2 :

Siapkan sebuah file gambar type jpg.

Misalkan beri nama friend.jpg

Langkah 3 :

Letakkan kedua file tersebut ( File friend.jpg dan filerahasia.rar )dalam sebuah directory yang sama.

misalkan Drive c:

Langkah 4 :

Buka command prompt dan ketikkan :

c:\>copy /b friend.jpg+filerahasia.rar hasil.jpg

Langkah 5 :

Setelah itu akan tercipta sebuah file baru dengan nama hasil.jpg.

Coba anda buka file hasil.jpg.

Sekilas tidak akan ada bedanya dengan file mapala.jpg tadi, anda sekarang bisa membuka file tersebut dengan Picture Editor atau Image Viewer anda. Tidak ada tanda-tanda bahwa sebenarnya ada sebuah file rahasia didalamnya.

Langkah 6 :

Bagaimana cara membuka file rahasia anda?

Klik kanan pada file hasil.jpg lalu pilihlah [Open With] –> [Choose Program..]. Pilihlah WinRar lalu klik [OK].

Anda akan bisa melihat file rahasia anda dan bisa mengextract seperti biasanya. Semoga tips ini bermanfaat...."Belajarlah untuk membagi"

Selamat Mencoba
semoga negeri ini tambah maju dengan perkembangan teknologi sekarang

Copyright 2010 Belajar IT